10 tips meningkatkan produktifitas kerja

1. Stop multi-tasking

Maybe you haven’t read the news yet, so we’ll tell you “ multi-tasking is six feet under. Its been given the last rights, buried and mourned. The idea that you can focus on more than one thing at a time and be even remotely efficient has been exposed for the BS myth it is. If you want to be productive then the first thing you want to do is FOCUS “ on one thing at a time.

2. Make Lists

Keeping track of the things you want to accomplish is way less painful when you make lists for daily, weekly and monthly tasks. Plus its so satisfying when you cross things off!

3. Get out of your InBox

How many hours do you waste every week with those ˜quick email checks that end up as hour-long black holes of ˜correspondence? Set specific times each day for checking emails, and give yourself a limit to how long you’ll spend each time. Every email should fall into one of three categories:
A. Immediately
B.(under 5 minutes)
c. Deal with later.
*Category C should make up a tiny fraction of your emails. Deal with them at the end of your work day and get them out of your InBox before the days end.

4. Take breaks

Schedule specific breaks for yourself and stick to them. Giving yourself 10 minutes every 1.5 hours to stretch, go outside or do anything that is NOT work will give you a little brain-n-body boost.

5. Quit the chit-chat

Social hour is social hour, whether its virtual or at the local bar. Skype, Messenger, Twitter, Facebook or anything that rings, bleeps, pops, buzzes or tweets should be turned off if you want even a modicum of productive time.

6. Prioritize

What are the most important things you need to get done today, this week, this month? Do them first, when your energy is fresh. Fussing with details that dont take much brain power wastes time when feeling chipper. Leave those little things for times when you only have little bits of energy or focus.

7. Rise-n-Shine(early!)

When you start your day early you give yourself more time to get things done. But theres more! Once you get going (as in: out of bed), you tend to have more energy than if you slept in. (But hey, if your’re aiming for ˜groggy and unmotivated then by all means, stay in bed til noon!)

8. Clear the Slate (or desk)

Make sure your work space is clear of unnecessary clutter “ and this includes your computer desk top. A cluttered space is no friend to an organized and focused mind.

 
9. Schedule it

Appointments, work time, fun time. Not that we want you to marry your day planner or anything, but making a basic daily, weekly and monthly schedule that balances work and play helps keep your whole life in balance.

10. File it away

When a task or project is complete, put it where it belongs. Get it out of sight and out of mind so you can focus on the next task at hand (see #8 if you dont believe us).

So there you have it “ Top 10 Productivity Tips. We know theres plenty more so now its your turn

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Pesan penuh arti dan motivasi (from my manager)

 

Teman & Timku …
 
Setiap orang memiliki berbagai peran dalam hidupnya. Sesederhana apapun orang itu. Setiap orang tidak mungkin memiliki hanya satu peran. Peran sebagai anak, ibu, ayah, anggota masyarakat, karyawan, organisasi, terlebih lagi, peran sebagai hamba-Nya.
 
Siapapun pastinya pula mengharap yang terbaik pada setiap perannya. Sayangnya, kita memiliki banyak keterbatasan, baik terbatas waktu, tenaga, finansial dan sebagainya. Tidak jarang kita temui, orang-orang yang sukses dalam satu peran, namun gagal di peran yang lain. Misalnya saja, ia seorang Pimpinan Perusahaan yang hebat, namun rumah tangganya berantakan. Atau, dia seorang aktivis yang pintar, namun jarang masuk kuliah, dan nilainya mengkhawatirkan.
Nah, bagaimanakah kita menempatkan peran-peran kita dengan sebaik-baiknya?
Pandailah membuat skala prioritas
Misalnya saja, ketika kita berada di tempat kerja, maka optimalkan peran kita sebagai karyawan. Namun, saat kita berada di rumah, maka berperanlah sebagai anggota keluarga yang baik.
Berilah waktu untuk orang-orang yang Anda cintai
Sebelum kita menyesal, maka berilah perhatian pada orang-orang yang kita cintai. Jangan kalahkan kepentingan mereka dengan target-target kesuksesan yang kita buat. Karena, sesungguhnya energi cinta dari mereka lah yang tetap membuat kita tetap semangat untuk meraih sukses itu sendiri.
Jangan pernah lupa memanjakan diri!
Sesibuk apapun kita, sesekali memanjakan diri sendiri tidak ada salahnya. Memforsir diri terlalu berlebih akan mengantarkan kita pada stress bahkan depresi. Luangkan waktu untuk diri sendiri. Dengarkan musik, berolahraga, pergi ke salon, membaca buku, lakukan apa yang Anda senangi dan positif akan merilekskan diri Anda!
Buatlah perencanaan dengan realistis
Setiap kita pastinya menginginkan sukses dengan segera. Namun, berusahalah untuk tetap realistis. Jika Anda memiliki 10 prioritas pencapaian pada satu hari, maka jika terpenuhi 3 teratas saja itu sudah cukup baik.
Penghargaan pada diri sendiri
Apapun yang sudah Anda pilih dalam hidup Anda, maka itulah yang terbaik. Anda tidak perlu menyesali, meski itu kegagalan. Justru, kita bisa belajar banyak dari kegagalan, dan tahu cara melakukan segalanya dengan lebih baik.
Okay, saatnya kembali mengevaluasi bagaimana Anda telah berperan selama ini. Apakah ada peran tertentu yang Anda telantarkan? Adakah orang-orang yang seharusnya Anda beri perhatian, namun luput karena tersibukkan oleh satu fokus saja?
Apapun itu, masih ada waktu untuk mengubah segalanya agar lebih baik. Tentu saja hanya dengan satu alasan,
agar tidak lagi ada penyesalan…Tidak
jarang kita temui, orang-orang yang sukses dalam satu  peran, namun gagal di peran yang lain. Misalnya saja, ia seorang Pimpinan Perusahaan yang hebat, namun rumah tangganya berantakan. Atau, dia seorang aktivis yang pintar, namun tidak menyisakan waktu untuk keluarganya. Nah, bagaimanakah kita menempatkan peran-peran kita dengan sebaik-baiknya? 
1. Pandai membuat skala prioritas
Misalnya saja, ketika kita berada pada tempat kerja, maka optimalkan peran kita sebagai karyawan. Namun, ketika kita berada di rumah, maka berperanlah sebagai anggota keluarga yang baik.
1. Berikan waktu untuk orang-orang yang Anda cinta
Sebelum kita menyesal, maka selalulah untuk memberikan perhatian kepada orang-orang yang kita cintai. Jangan kalahkan kepentingan mereka dengan target-target kesuksesan yang kita buat. Karena, sesungguhnya energi cinta dari mereka lah yang tetap membuat kita tetap semangat dalam meraih sukses itu sendiri.
1. Jangan lupa memanjakan diri
Sesibuk apapun kita, sesekali memanjakan diri tidak ada salahnya. Memforsir diri terlalu berlebih akan mengantarkan kita pada stress. Mendengarkan musik, olahraga, ke salon, membaca buku, akan merileksan diri Anda.
1. Buat perencanaan dengan realistis
Setiap kita pastinya menginginkan sukses dengan segera. Namun, berusahalah untuk tetap realistis mengejar impian Anda tersebut. Jika Anda memiliki 10 prioritas pencapaian pada satu hari, maka terpenuhi 3 teratas saja itu sudah cukup baik.
1. Beri penghargaan pada diri sendiri
Apapun yang sudah Anda pilih dalam hidup Anda, maka itulah yang terbaik. Anda tidak perlu menyesali, meski itu kegagalan. Justru, kita bisa belajar banyak dari kegagalan, dan tahu cara melakukan segalanya dengan lebih baik. 
Okay Name, saatnya kembali mengevaluasi bagaimana kita telah berperan selama ini. Apakah ada peran tertentu yang kita telantarkan? Adakah orang-orang yang seharusnya kita beri perhatian, namun luput karena tersibukkan oleh satu fokus kita saja. Apapun itu, masih ada waktu untuk mengubah segalanya agar lebih baijk. Tentu saja hanya dengan satu alasan, agar tidak lagi ada penyesalan…

Cara Mempercepat Download di Internet Download Manager

Berikut trik-nya (Tested by bagas31.com)

Step 1 -> Pengatuan Internet Download Manager
1. Buka Internet Download Manager-nya – Lalu ke Menu Downloads -> Options
2. Pilih Tab
‘Connection’ – Lalu ubahlah
“Default max. conn. number” dari 8 menjadi 16
3. Kini kita sudah menyelesaikan Tahap pertama, yaitu mengubah pengaturan Internet Download Managernya.

Step 2 -> Mengubah Jumlah Decimal Registry pada Internet Download Manager
1. Buka pengaturan Registry anda, bisa dengan cara : Run > Ketik “regedit”
2. Maka munculah sebuah Jendela Edit Registry.
3. Masuk ke “HKEY_CURRENT_USER > Software > Download Manager.” Lalu lihat di Jendela sebelah kanan, cari String bertuliskan “Connection Speed”.4. Klik 2x pada String “Connection Speed”, dan Ubah Settingan Base ke “Decimal”. Lalu isikan Angka ‘2576980377’ pada kolom kosong tersebut.
5. Jika sudah, Tekan “OK”. Sampai sini harusnya sudah selesai, hanya tinggal 1 langkah lagi,
Restart Komputer.Benar atau Tidaknya Trik ini, silahkan dicoba pada Pribadi masing-masing, buat yang udah nyoba, jangan sungkan untuk kasih Testimoni-nya di komentar ya, biar yang lain bisa ikut merasakan juga.

Semoga bermanfaat….

Aquarium terkecil

Russian miniaturist Anatoly Konenko engaged microminiature art for three decades. He came up with its own technology letters on rice, poppy seed, as well as human hair, and has recently created the world’s smallest aquarium with live fish. This tiny tank is made of fiberglass on the bottom rising living algae, and fish in it too, very real – 5 danio rerio juveniles, whose size does not exceed 4 mm. Volume mikrorezervuara – 10 ml. That is 2 teaspoons. 06 more images after the break…

The Smallest Microminiature Aquarium
The Smallest Microminiature Aquarium
The Smallest Microminiature Aquarium
The Smallest Microminiature Aquarium
The Smallest Microminiature Aquarium
The Smallest Microminiature Aquarium
The Smallest Microminiature Aquarium

10 TIPS MEWUJUDKAN IDE

clip_image001

Mungkin agan-agan ngira orang-orang yang kreatif seperti seorang enterpreneur internet Jack Dorsey (buat agan yang ga tau, die orang yang bikin Twitter gan), atau seorang penulis novel best-seller Haruki Murakami, punya perbedaan yang besar. Padahal prinsip yang mereka jadikan panduan (ga terkecuali juga sama orang-orang sukses lainya) untuk mewujudkan ide mereka menjadi kenyataan mempunyai kesamaan. Mau tau apa saja kesamaan tersebut dan langkah-langkah apa saja yang mereka ambil. Well here it is:

1. Hancurkan Tutup Keraguan Dirimu

clip_image002

Menurut para entrepreneur dan kalangan professional, langkah mewujudkan ide untuk diubah menjadi langkah nyata merupakan sebuah jebakan yang utama. Sangat mudah bagi kita (terutama buat orang2 yang belum terlatih) untuk kemudian tenggelam hanya dalam tahap ide. Kenapa? Karena biasanya kita merencanakan dan menunggu langkah awal yang sempurna. Nah, hal inilah yang harus diubah. Kita harus berani menantang diri kita untuk mengambil langkah nyata untuk action. Sekarang!! Jangan nanti-nanti. Pada saat kamu mulai action, pada saat itu pula kamu akan mendapatkan feedback berharga yang dapat mengubah ide kamu menjadi lebih sempurna. Dan pastinya kamu dapat maju dengan perspektif yang lebih luas.

Kesimpulan: Segera setelah dapet ide kayaknya kita harus langsung mulai gan. Jangan ditunda. *Hemmmm ngangguk-ngangguk.

2. Mulai Dari Langkah Kecil Brader

clip_image003

Ketika ide berkelebatan di dalam kepala biasanya kita langsung berpikiran jauh kedepan. Nah hal ini biasanya disebut “Blue Sky Concepts”. Padahal hal ini nantinya justru akan membuat ilusi di mata agan bahwa untuk mencapainya tuh jauuuuuhhh banget dan untuk start actionya juga jadi beraaaatt banget. Nah ngakalinya, coba deh break down ide agan untuk jadi poin-poin kecil, dari situ agan bisa ngeliat langkah mana yang bisa langsung agan ambil. Ketika agan udah ngelakuin itu biasanya agan mulai bisa ngeliat gimana caranya untuk ngelakuin langkah selanjutnya.

Kesimpulan: Gunung segede gaban juga terdiri dari ribuan kerikil mini kan? Nah kayaknya ide brilian juga gitu deh, mau ga mau harus dimulai dari langkah-langkah yang mini dulu.

3. Prototype Prototype Prototype

clip_image004

“Fiuhhh finally we’re talking about video games now.”
“Yee si oncom Prototype yang ini maksudnya bukan Prototype video game yang sebentar lagi keluar sekuelnya dul.”
“Lah terus maksudnya apaan tong?”
Owwwkeh, prototype disini maksudnya adalah bentuk dasar. Biasanya ketika mulai pertama kali dalam mewujudkan ide, kita agak ngerasa susah. Dalam level ini kita akan sering ngelakuin yang namanya Trial error. Ga papa ini poin penting gan, karena dalam kehidupan yang menuntut kreativitas hal ini adalah vitamin. Nah yang perlu agan lakuin adalah menyelaraskan pengetahuan yang agan punya dari trial error tadi untuk dimasukin kembali kedalam ide agan. Dari sini pasti ide agan akan punya sudut pandang lain. Kalo diibaratin software ide Agan ini udah diupgrade dari 1.0 ke 1.1. Mengkonsep dasar (prototyping) dan perubahan merupakan poin utama yang dapat mengubah ide Agan yang sederhana jadi ide yang puateennn. Gini deh kalo pelukis mau ngelukis kan ga mungkin dia langsung ngelukis di kanvas biasanya kan dia buat sketsanya dulu (buat prototypenya dulu), nah ini juga sama gan. Jadi kalo ngelakuin kesalahan jangan mundur Gan. mending ditarik pelajaranya deh. Terus ubah sudut pandangnya sama buat ulang prototypenya (konsep dasarnya). Lakukan lagi dengan konsep baru dan prototype yang baru. Kalo kayak gini tinggal tunggu waktu sebelum Agan nemuin gunung “emas”.

Kesimpulan: Intinya mah ga usah takut salah. Ambil pelajaranya trus lakuin ulang. Main game aja g mungkin sekali coba berhasil, iya kan?? Nah di hidup juga gitu gan. Kalo kata orang bule mah “What doesn’t kill you makes you stronger.

4. Buatlah Sesuatunya Simple

clip_image005

Maksudnya gini gan, seiring berjalanya waktu ide kita pasti terus berkembang. Nah ini hal yang bagus gan. Emm tapi…. tunggu dulu ada tapinya ini hehehe, kalo perkembanganya terlalu jauh dan mulai melenceng dari konsep dasar ini bisa mengakibatkan blunder buat agan. Efek samping dari ide yang melenceng adalah: hilangnya fokus dan menyebabkan hilangnya kemungkinan agan untuk menyelesaikan hal yang agan mulai. Cara termudah untuk menghindari ini adalah, dengan menuliskan kerangka ide agan kedalam poin-poin penting (Ga jauh beda dengan poin 2) lau lihat gan apa ide yang agan jalanin sekarang masih, atau sudah keluar dari kerangka ide agan.

Kesimpulan: Nulis skripsi aja ada pembatasan permasalahan kan supaya cakupan tema yang kita tulis ga terlalu luas dan melenceng kemana-mana. Nah sama ide juga gitu gan.

5. Kerjakanlah Sedikit Demi Sedikit

SONY DSC

Dalam proyek-proyek yang ngebutuhin banyak suntikan jus kreativitas seperti ngerancang strategi bisnis, menulis novel atau sekedar ingin menguasai keterampilan baru, hal utama yang mesti dibiasakan adalah melatih kebiasaan untuk mengerjakan hal-hal tersebut setiap hari walaupun sedikit. Ketika kita mulai melatih diri mengerjakan ide kita setiap hari, maka lama kelamaan hal tersebut akan menjadi semakin mudah. Hal yang sama akan terjadi pada otak kita. Biasakanlah menstimulasi otak kita setiap hari dengan berlatih mengerjakan ide-ide agan maka jus kreatifitas akan mengalir lebih mudah dalam kepala agan.

Kesimpulan: Sedikit ga papa yang penting dibiasakan setiap hari. Kalo kata Jack Cheng di blognya yang berjudul “Thirty Minutes a Day” ada quote yang asik banget: “the important thing isn’t how much you do, it’s how often you do it.” *Ngangguk-ngangguk sambil mulai ngantuk

6. Kembangkan Rutinitas

clip_image007

Mengerjakan ide agan setiap hari emang cukup memakan waktu sih, tapi ya itulah rutinitas. Rutinitas emang bisa terlihat membosankan tapi disisi lain rutinitas merupakan langkah awal untuk bisa mendirikan pondasi kuat yang nantinya akan memberikan feedback kepada agan berupa kemudahan. Liat poin 5, hal yang kita lakukan setiap hari akan jadi mudah setiap harinya. Nah disitulah pentingnya bertahan pada rutinitas.

Kesimpulan: Intinya sih konsisten gan. “Tak perduli seberapa lambat aku melangkah namun kupastikan langkahku tidak berjalan mundur.” *lah terus kalimat sok puitis ini hubunganya apa tong?? #Entahlah.

7. Pecahkan Rencana Jangka Panjang Kedalam Poin-Poin Kecil Jangka Pendek

clip_image008

Hal ini akan membantu agan untuk terus menumbuhkan harapan dan menjaga untuk terus termotivasi dalam mewujudkan ide yang membutuhkan waktu yang cukup panjang. Selain itu memecahkan apa yang harus agan lakukan kedalam rencana jangka pendek – misal rencana target untuk minggu ini – akan memberikan kemudahan dalam mengatur waktunya. Ada 2 keuntungan yang bisa agan dapatkan jika agan melakukan ini: (1) membuat proyek/ ide yang agan kerjakan lebih mudah diatur, dan (2) agan dapat melihat hal-hal apa saja yang sudah agan capai dan berhasil dikerjakan. Meskipun perjalanan untuk mewujudkanya masih panjaaaaanggg sekali.

Kesimpulan: Biar gampang mewujudkanya idenya, mending targetnya dipecahin aja jadi target-target kecil. Ya biar ga kena syndrome Blue Sky Concepts itu tadi gan.

8. Hindari Rapat Secara Berlebihan

clip_image009

“Lah gan meeting kan penting?!”
Yap rapat emang penting cuma yang dimaksud disini adalah antara rapat dengan melaksanakan hasil dari meeting jauh lebih penting pelaksanaanya. Jika memang harus melaksanakan rapat (“Jika” disini dalam artian harus benar-benar penting ya), pastikan bahwa semua peserta rapat tahu apa yang harus dicapai dari awal. Jika orang-orang yang hadir dalam rapat tersebut tidak memberikan bantuan atas permasalahan pencapaian ide yang dihadapi maka ada baiknya membiarkan orang-orang tersebut pergi. (Waduhhh kalo anak baru alamat disuruh pergi terus dong) nah untuk memangkas frekuensi pertemuan rapat, maka rapat dapat diganti dengan pembahasan kilat (mungkin makan siang sambil diskusi).

Kesimpulan: Ya intinya antara ngomongin apa yang harus dilakukan secara berulang-ulang (cuma rapat) mending dikerjain apa yang harus dilakukan. Oh iya ini mungkin hanya berlaku untuk mereka yang perlu mewujudkan ide mereka dan harus berkoordinasi lebih dari satu orang.

9. Berlatihlah Untuk Mengatakan “Tidak”

clip_image010

Hal yang harus diketahui oleh semua orang adalah keatifitas itu energy yang tidak abadi. Nah buat kita yang masih newbie yang masih agak susah mentrigger kreatifitas, kita harus tahu kapan kita ngejaga energy kreatif tersebut dan benar-benar memanfaatkanya. (Maksudnya mungkin kalo lagi onfire kesempatan itu jangan dibuang-buang gitu gan). 
Coba lihat penulis buku Jim Collins. Bukunya Built to Last dan Good to great telah terjual jutaan kopi di seluruh dunia (Tapi ane ga tau gan gembel deh -___-). Nah dia itu sering banget diundang buat jadi pembicara di seminar dan agan tau bayaranya sekali seminar berapa?? Cuma $60.000,00. Walau bayaranya udah segede jangkar kapal gitu tapi undangan seminar yang dia sanggupin paling banyak cuma 18x dalam satu tahun tidak lebih. Sisanya? Dia tolak-tolakin gan. Kenapa? Soalnya dia ngerasa kalo dia keseringan seminar dia jadi ga bisa research dan ngembangin tulisan dia gan.

Kesimpulan: Ketika agan sedang ngeksekusi ide, maka akan ada banyak pengalih perhatian, nah kesempatan yang tidak terduga juga bisa menjadi salah satu pengalih perhatian. Mengatakan tidak adalah bagian penting dalam mencapai produktifitas.

10. Ingat Selalu Pakem Peraturan – Bahkan Peraturan Ini – Bahwa Peraturan Ada Untuk Dilanggar

clip_image011

Wuooo seneng seneng ngelanggar perturan. Hehehe ga papa ane juga kadang-kadang gitu kok. Maksud poin ini tuh gini, tadi kan ada poin yang nyebut untuk mengacu pada rutinitas dan banyak poin lainya. Poin-poin tersebut emang harus dilakuin selama poin-poin diatas bisa berfungsi dengan cara yang agan pake. Kalo emang ada poin yang ga sesuai dengan cara agan mewujudkan ide kedalam kenyataan, ya dicoba aja cara baru. Siapa tau lebih maknyusss. Terkadang keluar sedikit dari rutinitas dan mencoba cara baru akan memberikan perpektif baru kok buat agan.

Kesimpulan: kalo ada poin-poin diatas yang dirasa kurang sreg coba aja dipadu padankan dengan hal yang agan rasakan sesuai dengan diri dan cara agan. Kalo ga sesuai ya ga bisa dipaksain juga sihhh. Ngewujudin ide kan ga beda jauh dengan ngewujudin jodoh. Eaaaa

Tips About Privacy Settings On Facebook

Facebook is a very popular social network, and privacy issues among the users is one of the biggest concerns cropping up inthe social network media. Mark Zuckerberg, founder of Facebook, when asked about privacy on Facebook, said that, "A lot of companies would be trapped by the conventions and their legacies of what they’ve built, doing a privacy change – doing a privacy change for 350 million users is not the kind of thing that a lot of companies would do. But we viewed that as a really important thing, to always keep a beginner’s mind and what would we do if we were starting the company now and we decided that these would be the social norms now and we just went for it".
Firstly, you must understand that, even though a lot of safety measures are taken by the networking service, to keep up privacy of the users, we should also take the necessary steps to protect our Facebook account. Now, I will guide you through the primary steps to keep your Facebook accountsecured. For that, you must first have a Facebook account. So, let’s start.

Tag Cloud

  • Window Installation
  • Home Businesses
  • Home Windows
  • Facebook Account
  • News Media

Tips About Privacy Settings On Facebook

Choose your Privacy Settings
* Before we start, type your email ID and password on the Facebook home page and then click on the login button. Now you will enter into your profile page of Facebook.
* On your profile page, click on Accounts tab and then click Privacy settings from the drop down menu.
* You will be directed to a page, where you can easily control, how you want to share and what you want people to see.
* The four options where you can choose from are: Everyone, Friends of Friends, Friends only, Recommended.
* Everyone means that you don’t have any privacy and anyone can see your details and access your page.
* Friends of Friends is an option in which the friends of your friends will be able to access some of your details, but not all of them.
* In the option, Friends only, friends on your friend list only can access your details.
* In the Recommended option, Facebook gives you a mixture of all three options.
* For the beginners, it’s better to choose Friends only option for safety reasons.
* Click on Friends only option, and then click on Apply settingsto save the changes.
* You could also customize your privacy by clicking on Customize Settings.
* In this window, you can easily change any category, and to customize, click on the right button, Edit Settings, to open a drop down menu, where you can choose between Everyone, Friends of Friends, Friends only or customize for specific people.
* The category is divided into three sub categories: Things I share, Things others share and Contact information.
* Scroll down this window for more options to configure or customize.
* On the same window, there is an option on the top right, Preview My Profile.
* When you click on this option, you can preview how your profile will look, when someone visits your page.
Seclusion from Facebook Search Results and Search Engine Results
Privacy from Facebook Search Results
To enable this, click on the Privacy settings from the drop down menu of the ‘Accounts tab’. Click on View settings, near Connecting on Facebook. Select Friends only from the category, Search for you on Facebook. After doing this, only friends and family can find you in Facebook search results.
Privacy from Search Engines
Facebook receives a huge traffic through search engines. To block your profile from being indexed by the search engines, you need to follow these steps. In Privacy settings option, click on Edit your settings, for editing the applications and websites. Now, disable the Public search button, by clicking on Edit settings on the right end of the category, Public search.
Block Images and Videos that you are Tagged in
Few of us don’t want other people to view the images and videos that they are tagged in. To avoid this, click on Privacysettings and then click on Customize settings, on the directed page. In this window, go to the category Photos and videos you’re tagged in, and edit the settings and customize it to Only Me and save the settings.
Other Tips to Maintain Privacy on Facebook
* Disable the box, Show my friends on my profile, on your profile page.
* Disable the box, Friends can post on my Wall , by clicking on Customize settings, to avoid embarrassing wall posts.
* Keep your contact information private, by editing thesettings to Friends only, in the contact information category, by clicking on Customize settings, on the Privacy settingswindow.
You can also use a tool called ‘ReclaimPrivacy’, which can help you to secure your privacy in Facebook. This tool, analyzes you Facebook account and indicates the zones of insecurity. Also, block people on Facebook, whom you don’t want to connect with. In spite of all these measures, Mark Zuckerberg asserts that, "the age of privacy is over". There may be some pleasure hackers and intruders who would poke into your Facebook account and trouble you. So, we are surely taking the risk of using the social networking site. So, I advice you to use your account constructively and maintain privacy in all spheres.