Category Archives: Komputer dan Internet

Perbedaan laptop dan notebook

Laptop Or Notebook - Know The Difference

[1] NOTEBOOK COMPUTER:

A standard notebook has the following features:

1. Ultralight. Less weight is better.

2. 4 – 5 hour battery life.

3. No internal floppy drive.

4. Minimal graphics subsystem.

5. No internal DVD or CD system.

6. 12″ – 14″ TFT screen.

7. Low profile (thin).

8. Integrated modem and network connection.

9. Smallest possible keyboard that retains functionality.

10. Low power consumption Celeron/Centrino or Sempron style processor.

A notebook computer is designed to provide mobile computing that won’t break your back carrying yet still offer all the power the mobile users requires for work and some leisure pursuits.

This portability normally comes at a price. The level of minituarization involved comes at a cost and high end notebooks can prove to be quite expensive.

[2] LAPTOP COMPUTER:

Now for the laptop computer. Again look at the name. A laptop is designed to sit on your lap and you can therefore expect it to be quite large and loaded down with features and power. The standard laptop computer would have some ,if not all, of the following features:

1. 14″ – 17″ (widescreen) TFT screen.

2. Nvidia GeForce or ATI Radeon graphics subsystem.

3. Internal DVD-ROM or DVD-RW drive

4. Large full featured keyboard.

5. 3 hour+ battery life.

6. Upgradeable.

7. Integrated modem, network, Bluetooth and Wi-Fi capabilities.

8. High quality integrate audio and speaker system.

9. Low power consumption, high performance Intel Centrino style processor.

[3] Finally

(1) NOTEBOOK is quite opposite that of the LAPTOP.
(2) NOTEBOOKS offer reasonable power and extreme portability.
(3) LAPTOPS are designed to be capable of replacing an entire desktop PC if necessary whilst still offering desktop performance in a mobile platform.

Advertisements

Trik merubah TV Parabola untuk mengakses Internet

Trik Merubah Antena Parabola untuk Akses internet, Selama ini kita hanya melihat TV dari berbagai macam Stasiun TV swasta maupun TVRI. Juga TV luar negeri melalui melalui parabola yang menerima siaran TV luar negeri melalui Satelit.

Teknologi ini memang hanya dapat menerima saja (downstream) karena DVB yang berformat digital dapat dilalui paket data internet yang berformat TCP/IP.

Untuk upstream internetnya harus disediakan oleh ISP lokal baik melalui media wireless ataupun cable. Referensi untuk teknologi ini dapat diakses melalui:
Digital Video Broadcasting is harmonized digital TV that covers all media (satellite, cable and terrestrial). It supports Internet services at speed up to 6 Mbps and can be used on mobile devices http://www.3gnewsroom.com/

Peralatan yang dibutuhkan Untuk terselenggaranya Internet melalui teknologi ini, perangkat yang dibutuhkan adalah:

1. Antena Parabola TV
Merupakan antenna parabola TV yang biasa kita lihat sehari hari pada rumah-rumah penduduk yang menggunakan parabola TV untuk melihat TV luar negeri dari satelit.

2. DVB Card
Merupakan card slot PCI yang dapat dipasang pada komputer pada slot PCI yang tersedia.

3. LNB
LNB bias anya terpasang pada ujung antenna parabola dan hal ini merupakan yang terpenting. Merk Norsat merupakan standard industri dalam teknologi DVB ini. Norsat 8215 Digital, 15 Kelvin.Norsat products are engineered to be DVB-compliant. Silakan Anda lihat pada alamat www.norsat.com/industry/glossary.htm

Dari keterangan di atas akan dapat dikembangkan menjadi sebuah topologi internet yang lebih lengkap sebagai berikut:
Dari gambar di atas menunjukkan bahwa akses internet downstream didapat melalui satelit dan DVB Router PC. Komputer yang dianjurkan hanyalah Pentium 2 dengan RAM minimal 128 MB. Anda juga bisa meng-install linux dan driver DVB-nya.

Upstream akan di sediakan oleh ISP lokal, baik melalui teknologi wireless ataupun cable.Hal ini akan me nyebabkan efektifitas biaya karena pada umumnya kebutuhan downstream lebih besar daripada upstream.

Upstream digunakan hanya untuk request http, ftp, dan smtp email. Sedangkan downstream dibutuhkan oleh akses browsing, gambar, video dan lain sebagainya.
Biasanya kebutuhan upstream berbanding downstream adalah 1:4. Artinya jika downstream 1 Mbps maka upstream dibutuhkan hanya sekitar 256 Kbps.

Hal hal yang perlu diperhatikan
Agar sistem ini dapat berjalan dengan baik maka hal yang perlu diperhatikan adalah pembukaan open filter IP pad a upstream provider. Artinya ISP lokal yang melayani upstream harus memperbolehkan IP (Internet Protocol) dari akses downstream melewati jaringan mereka (router mereka) . Sebagai contoh IP dari Hawaii Pasific Teleport http://www.hawaiiteleport.com/ 216.236.100.0/24 harus di open filter di router ISP lokal yang melayani upst ream sehingga sistem ini dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Cara Menghilangkan Blacklist Smadav

Smadav 8.3 menambahkan fitur blacklist, fitur ini mampu mendeteksi key smadav bajakan alias palsu, salah satu korbanya adalah aku sendiri, smadav saya kena blacklist setelah update smadav terbaru 8.3. Untuk menghilangkan Blacklis pada smadav ikuti cara di bawah ini:

– Buka Smadav
– Masuk ke pilihan seting
– Hilangkan semua tanda centang pada pilihan smadav (pengaturan dasar dan engaturan tambahan)
– Isi nama pada kotak regristrasi dengan “anti-pembajakan” [tanpa tanda petik]
– Setelah muncul pesan “berhasil hilangkan tanda bajakan:3″
– Setelah itu isi nama dan key berikut (pilih yang anda suka )

Nama: purnama Key: 991999615013

Nama: bontang Key: 991399470892

Nama: borneo Key: 991999648866

Nama: d3d3 Key: 995299760472

Nama: BTN Key: 995799985234

Nama: Bontang.com Key: 9938991003753

untuk smadav terbaru 8.3 silahkan download dibawah ini
Download Smadav 8.3

Sumber: http://dedepurnama.blogspot.com

Ada Apa di Balik Pemblokiran BlackBerry?

Ternyata BlackBerry tak benar-benar aman dari penyadapan. Pemerintah AS bisa menyadapnya.

(VIVAnews)

Rencana berbagai negara di Timur Tengah dan Asia memblokir layanan BlackBerry kian hari kian meluas.

Uni Emirat Arab (UEA) pertama kali mengumumkan penutupan layanan ini mulai Oktober mendatang, kemudian menyusul Arab Saudi yang mengumumkan untuk memblokir layanan BlackBerry Messenger Jumat ini.

Kemudian isu ini terus bergulir ke negara-negara lainnya seperti India, Indonesia, Bahrain, Libanon dan Aljazair. Namun tak begitu banyak yang mengetahui cerita yang melatari awal rencana pemblokiran ini.

Seperti dilansir oleh situs berita AlJazeera, sebelum isu ini muncul, Uni Emirat Arab memang telah berusaha untuk menyadap layanan BlackBerry di negara itu. Seperti halnya negara-negara lain di dunia, UEA juga ingin bisa memonitor semua trafik komunikasi yang ada di wilayah mereka, termasuk yang menyebar melalui jaringan BlackBerry.

Menurut keterangan Thomas Shambler, seorang Editor Majalah Stuff di Dubai, pemerintah UEA pertama kali berusaha menjerat para pengguna BlackBerry dengan mengirimkan pesan SMS yang berbahaya di jaringan BlackBerry.

“Tahun lalu, Etislat (operator penyedia ponsel di UEA) mengirim pesan ke banyak pelanggan,” kata Shambler. Teks pesan yang menjanjikan peningkatan layanan, namun ternyata mengarahkan pelanggan untuk mengunduh software mata-mata alias spyware.

Namun, software itu ketahuan. Sehari setelah kejadian itu, RIM langsung mengeluarkan program tambalan yang bisa menghapus software mata-mata tadi. Upaya pemerintah UEA untuk memonitor para pengguna BlackBerry di UEA, langsung kandas.

Akhirnya, pemerintah UEA meminta RIM untuk menyediakan server lokal dan memberikan kendali yang lebih luas agar mereka bisa mengakses informasi-informasi, yang dienkripsi di jaringannya. Langkah itu kemudian diikuti oleh banyak negara lain.

Selama ini, trafik layanan ponsel BlackBerry di seluruh dunia memang langsung ditarik ke server RIM di Kanada atau Inggris. Pemerintah-pemerintah di negara yang mengijinkan layanan BlackBerry, tak bisa menyadap jaringan ini karena mereka tak memiliki server pengontrol di masing-masing negara.

Namun, menurut RIM, informasi yang ditransmisikan melalui layanan BlackBerry memang dienkripsi sedemikian rupa sehingga RIM sendiri tak mampu mendekrip (memecahkan kode enkripsi) dan membacanya.

Tak heran bila kemudian layanan BlackBerry menjadi pilihan komunikasi bagi banyak lembaga pemerintahan di seluruh dunia, termasuk Federal Bureau of Investigation (FBI) di AS.

Selain itu, pemerintah AS juga merupakan salah satu pihak pengguna BlackBerry terbesar. Pada 2005 saja, pemerintah AS menggunakan 100 ribu perangkat BlackBerry untuk staf-stafnya. Tak hanya itu, BlackBerry juga menjadi andalan bagi para wartawan dan para aktivis hak asasi manusia di berbagai negara.

Tapi, benarkah konsumen benar-benar dapat mengandalkan keamanan data pribadi mereka di layanan BlackBerry. Ternyata, tidak juga. Menurut laporan AlJazeera, RIM membolehkan beberapa negara untuk bisa melihat trafik informasi yang mengalir di layanan itu. Beda kasus dengan negara-negara Arab yang siap memboikot RIM.

“Sepertinya negara-negara kecil seperti UEA tak akan diberikan kemampuan untuk melakukan hal yang sama,” kata Ian Brown, Senior Fellow di Oxford Internet Institute.

Oleh karenanya, pemerintah UEA juga menuduh RIM tidak adil, karena menganggap RIM tidak memberikan hak penyadapan kepada negaranya, sebagaimana RIM memberikannya kepada pemerintah AS.

Di lain pihak, kepada Reuters, Mark Rasch, bekas Kepala Unit Kejahatan Komputer di Departemen Kehakiman AS, mengatakan bahwa pemerintah AS memang mampu menyadap informasi yang berseliweran di BlackBerry karena pemerintah AS memang memiliki teknologi yang memungkinkan hal itu.

“Kemampuan untuk menyadap berbagai alat komunikasi adalah bagian dari kegiatan pengawasan dan intelijen serta penegakkan hukum di seluruh dunia,” katanya.

Oleh karenanya, pelanggan BlackBerry tak bisa lagi menganggap bahwa layanan ini 100 persen aman. Tapi, apakah mayoritas pelanggan BlackBerry begitu peduli tentang masalah penyadapan? Boleh jadi mereka tak beda dengan para pelanggan BlackBerry di UEA.

“Para pelanggan BlackBerry di sana tak begitu ambil pusing dengan masalah penyadapan,” kata Thomas Shambler.

Mereka lebih khawatir kalau layanan BlackBerry mereka diblokir, bagaimana nantinya mereka bisa mengirim email, mengirim pesan instan ke orang-orang yang mereka kenal, atau bagaimana mereka bisa terus terhubung dengan rekan-rekan mereka. (sj)

• VIVAnews

%d bloggers like this: