Komentar Facebook terhadap Blokir di Pakistan

Facebook kecewa terhadap pemblokiran Pakstan tanpa peringatan terlebih dahulu.
(Facebookprotest.com)

Blokir Pakistan terhadap Facebook memancing komentar kekecewaaan dari jejaring sosial terpopuler itu. Facebook menyesalkan keputusan pengadilan Pakistan yang memerintahkan penutupan jejaring sosial itu.

“Kami sangat kecewa dengan keputusan Pakistan memblokir Facebook tanpa peringatan sebelumnya. Kami yakin para pengguna Facebook di Pakistan juga merasakan hal yang sama,” kata Facebook, seperti dikutip dari salah satu situs berita tentang Pakistan, Dawn.com.

Facebook sendiri berjanji akan menganalisa kondisi di Pakistan serta pertimbangan hukum yang menyertainya, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. “Termasuk misalnya menjadikan konten yang dilarang, untuk tidak bisa diakses di Pakistan,” kata Facebook melalui keterangan tertulisnya.

Pemblokiran pemerintah Pakistan atas Facebook, diputuskan oleh pengadilan Pakistan karena adanya sebuah inisiatif kompetisi menggambar Nabi Muhammad SAW bertajuk “Draw Mohammed Day” oleh salah seorang pengguna Facebook.

Orang ini mengundang para pengguna Facebook lain untuk mengirimkan gambar karikatur Nabi hasil karya mereka, yang dalam ajaran Islam merupakan perbuatan yang tak diperbolehkan. Tentu saja hal ini memicu protes keras umat Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam hal ini, Facebook berketetapan menjadi medium diskusi yang terbuka bagi penggunanya dari seluruh dunia dengan berbagai latar belakang, sehingga kemungkinan besar tidak akan menghapus konten-konten kartun nabi yang disayembarakan.

“Kami percaya bahwa pengguna Facebook memiliki kebebasan untuk mengekspresikan opini mereka, sehingga kami sepertinya tak akan menutup sebuah konten, grup, atau halaman spesifik yang menentang suatu negara, agama, ideologi politik, atau ide.”

“Sementara komentar-komentar atau konten berupa kritik terhadap budaya tertentu, negara, agama, gaya hidup, atau ideologi politik, bisa membuat orang lain marah, namun itu bukan merupakan alasan bagi kita untuk menghilangkan diskusi itu dari Facebook.”

Facebook memisalkan, konten-konten Nazi yang bagi negara-negara tertentu dianggap ilegal, bukan berarti akan dihapuskan sepenuhnya dari Faecbook. “Kebanyakan perusahaan akan melakukan pendekatan dengan mencegah konten-konten tersebut bisa terlihat oleh pengguna di negara yang melarangnya,” kata Facebook. (hs)

• VIVAnews

About shandybt

an ordinary man work as pharmacist who loved to shared....

Posted on May 27, 2010, in Info, Komputer dan Internet and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: